Sambo Militer, sebuah istilah yang mungkin masih asing bagi sebagian orang. Namun, jika kita menggali lebih dalam, ternyata istilah ini memiliki sejarah yang panjang dan pengaruh yang cukup signifikan di Indonesia.
Sejarah Sambo Militer sendiri berasal dari bahasa Rusia yang berarti “seni bela diri militer”. Istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh Presiden Soekarno pada era tahun 1960-an sebagai bagian dari konsep pertahanan negara yang mandiri. Sambo Militer merupakan gabungan antara bela diri dan teknik militer yang bertujuan untuk melindungi kedaulatan negara.
Menurut Prof. Dr. Azyumardi Azra, seorang pakar sejarah Indonesia, Sambo Militer menjadi penting dalam konteks perjuangan kemerdekaan Indonesia. Dalam bukunya yang berjudul “Sejarah Indonesia”, beliau menjelaskan bahwa konsep tersebut digunakan untuk melatih para pejuang kemerdekaan dalam mempertahankan negara dari ancaman luar.
Pengaruh Sambo Militer terasa hingga saat ini, terutama dalam pembentukan TNI (Tentara Nasional Indonesia) yang memiliki kekuatan dan ketrampilan dalam bidang bela diri dan militer. Hal ini juga dikuatkan oleh pernyataan Jenderal Soedirman, seorang tokoh militer Indonesia, yang menyatakan bahwa “Sambo Militer adalah pondasi utama dalam membangun kekuatan pertahanan negara.”
Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa istilah Sambo Militer juga menuai kontroversi. Beberapa kalangan mengkritik konsep tersebut sebagai upaya militerisasi yang berlebihan dan mengancam keseimbangan kekuatan di Indonesia. Hal ini juga diungkapkan oleh Dr. Juwono Sudarsono, seorang mantan Menteri Pertahanan Indonesia, yang menekankan pentingnya menjaga proporsi antara kekuatan militer dan kekuatan bela diri dalam konsep Sambo Militer.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Sambo Militer memiliki sejarah yang kaya dan pengaruh yang kompleks di Indonesia. Penting bagi kita untuk memahami konsep ini secara menyeluruh agar dapat mengambil hikmah dan pembelajaran yang positif dari perjalanan sejarah bangsa kita. Semoga keberadaan Sambo Militer dapat terus memberikan sumbangan yang berarti bagi pertahanan negara kita.
